Kamis, 04 Februari 2010

aku yang tak pernah tahu

aku di umur 20
Semua manusia hidup untuk menunggu mati
MENGAPA? Manusia takut mati tapi suka tidur dan mimpi indah apakah ia tahu mungkin saja kematian itu hanyalah seperti tidur dan mimpi indah
Banyak manusia tertawa padahal jatahnya menghirup udara berkurang tiapa mereka meniup lilinnya.
Jika ada yang menjaminku aku rela meninggalkan udara
Andai nanti aku terlahir kembali
Jadikanlah aku layaknya burung di udara dalam kebebasannya dan bukan manusia
Meninggalkan bagiku lebih baik daripada dtinggalkan setidaknya tinggal urusan ku denganNya dan bukan lagi dengan manusia yang layaknya air dalam kubangan.
Satu lagi andai saja mungkin aku terlahir kembali sungguh aku ingin mengingat bahwa aku pernah menulis ini, dan aku bahagia untuk aku yang telah lahir kembali.

BERTERIAKLAH WAKTU
Dunia kadang menjadi lautan jingga
Dunia kadang menjadi samudra biru
Jingganya pagiku dan waktu
Birunya hariku dan dia

Aku hanya dapat mengabur sepercik harap
Dalam angan yang belum terungkap
Lewat bingkisan nada-nada syahdu
Lewat hening yang tak kunjung pudar

Lalu lewat hati yang bicra tentang indah
Hugh.. sampai kini hanya menatapnya
Lewat ujung mata
Lalu mengharap berteriaklah waktu
Dan sampaikan pada pangeran pagiku
Aku masih menunggu sekian hari…




Tidak ada komentar: